PARENTING


9 Januari 2026

Mengasuh dengan Keteladanan dan Cinta

Oleh : Ibu. Ensap Sri Mulat, S.Psi. M.Psi. Psikolog

 

Menjadi orang tua bukanlah sesuatu yang mudah bahkan mungkin terasa lebih berat dari yang dibayangkan sebelumnya, mulai dari menjalani rutinitas setiap hari hingga berbagai tantangan yang sering tidak terduga, apalagi di tengah pesatnya perkembangan teknologi menjadi orang tua merupakan pilihan yang menantang.  Rasa takut, lelah dan marah seringkali menjadi pemicu orang tua menjadi monster bagi anak- anaknya.

Yang dibutuhkan anak dari orang tuanya adalah:

  1. ASAH (stimulasi, melatih berbagai keterampilan)
  2. ASIH (rasa aman, dukungan emosional, pendidikan yang layak)
  3. ASUH (nutrisi, waktu bermain, istirahat yang cukup)

Pengalaman yang dialami anak pada perkembangan awal dapat menjadi pondasi yang penting bagi kehidupan anak selanjutnya.

Rasa aman sangat penting bagi anak karena lingkungan yang dapat menciptakan rasa aman maka anak akan merasa terlindungi, diterima dan tidak takut untuk mengekspresikan dirinya dan bebas dari rasa cemas. Otak anak akan berkembang optimal saat ia merasa dicintai secara layak. Cinta yang layak dapat dilakukan dengan cara:

  1. Mendengarkan tanpa menghakimi
  2. Memberi ruang untuk berbuat salah ketika belajar
  3. Orang tua yang hadir dan terlibat bukan yang sibuk menasehati dan mengatur
  4. Bukan cinta yang berlebihan
  5. Bukan cinta yang penuh kecemasan yang menyamar menjadi proteksi.

Menghindari Snowplow parenting yaitu gaya pengasuhan dimana orang tua berusaha menyingkirkan semua rintangan dari anaknya sehingga mereka tidak perlu mengalami rasa sakit, kegagalan atau ketidaknyamanan. Dampak snowplow parenting adalah:

  1. Menghambat proses belajar
  2. Membuat anak merasa tidak mampu
  3. Problem solver skill tidak berkembang
  4. Meningkatkan kecemasan

Menghindari snowplow parenting yaitu dengan cara fokus pada tujuan jangka panjang, kelola perasaan dan membuat batasan yang sehat.

 


Sumber : PAUD An Najah Jatinom Klaten http://tkannajah.sch.id
Selengkapnya : http://tkannajah.sch.id/artikel/419/PARENTING-.html