Home | Hal

Sejarah


SEJARAH PAUD AN NAJAH

 

Rasulullah SAW sebagai uswatun hasanah, benar-benar menjadi suri tauladan bagi umat Islam dalam berbagai bidang kehidupan. Salah satunya, adalah bidang pendidikan. Pola pendidikan yang dicontohkan Nabi SAW adalah pendidikan berdasarkan pada al-Qur’an dan Hadist, yang mengedepankan aqidah sebagai pondasi sehingga anak tidak hanya cerdas secara ilmu dan akademik, tapi juga mempunyai aqidah yang kuat. 

 

Pendidikan Islam Terpadu, dianggap sebagai bentuk pendidikan yang sangat tepat untuk mewujudkan generasi Islam yang cerdas dan aqidah yang kuat. Pendidikan Islam Terpadu (IT) mungkin sudah tidak asing, bahkan banyak bermunculan di kota-kota besar. Namun, bagaimanakah pendidikan di daerah-daerah (khususnya tingkat kecamatan)? Apakah anak-anak yang ada di daerah tidak bisa mengenyam pendidikan IT seperti halnya di kota-kota besar?

 

Berangkat dari pemikiran inilah, pada tahun 1999-2000, Bp. Musta’in Mubarok, S. Sos mempunyai sebuah gagasan untuk mewujudkan Sekolah Islam Terpadu (SIT). Beliau menyampaikan gagasan tersebut kepada Bp. H. Musta’in Harto Kartono (Pimpinan Cabang Muhammadiyah Jatinom, Periode Muktamar 43-45 tahun 1995-2010). Gagasan tersebut tentu saja tidak mudah untuk diwujudkan mengingat berbagai banyak hal yang harus disiapkan. Dan lagi, pendidikan IT pada waktu itu masih sangat awam bagi masyarakat, sehingga gagasan besar tersebut pun mengalami stagnant beberapa tahun. Barulah pada awal tahun 2004, ide untuk mendirikan sekolah IT yang berkualitas itu pun mendapat lampu hijau dari PCM Jatinom. Bp. H. Musta’in Harto Kartono kemudian memanggil Bp. Musta’in Mubarok, S. Sos untuk menindaklanjuti gagasan tersebut dengan membentuk tim inti, yang beranggotakan antara lain Bp. Masykur Joko Priyatno, S.S, Bp. Hamzah Triwijaya. M. Ag, dan Bp. Musta’in Mubarok, S. Sos. Tim inti tersebut dibantu oleh beberapa orang anggota PCM yang sebagian besar dari kalangan pemuda yang dianggap mempunyai idealisme tinggi untuk mewujudkan gagasan tersebut.

 

Akhirnya, setelah melewati masa-masa yang tidak mudah dan proses yang begitu panjang, pada tanggal 19 Juli 2004 lahirlah Kelompok Bermain (KB) dan TKIT An-Najah Jatinom yang pada waktu itu hanya memiliki 4 ruang kelas dan 6 ustadzah dengan 27 santri. KB-TKIT An-Najah terletak di Kompleks Gedung Muhammadiyah Jatinom. Launching KB-TKIT An-Najah dihadiri oleh sejumlah tokoh PCM Jatinom, dan diresmikan secara langsung oleh Bp. H. Musta’in Harto Kartono.



Artikel Terkini



Statistik Website


Visitors :68159 Visitor
Hits :309194 hits
Month :23063 Users
Today : 81 Users
Online : 1 Users